Ketika Kampus Kehilangan Imajinasi

Surutnya minat mahasiswa terhadap organisasi kemahasiswaan kerap dibaca secara tergesa sebagai tanda Ormawa kehilangan relevansi. Padahal, persoalannya jauh lebih struktural: kampus semakin tunduk pada logika pasar, mengglorifikasi magang sebagai solusi tunggal, dan melucuti fungsi Ormawa sebagai ruang otonom mahasiswa.

Hari Ibu Tanpa Negara

Perayaan yang seharusnya merayakan perjuangan politik perempuan justru menjadi alibi untuk menormalisasi eksploitasi sistemik

Pohon Bunuh Diri Massal

Jika ratusan pohon dapat ditebang demi sebuah izin, dan ratusan warga dapat mati karenanya, mengapa tak satu pun pejabat bersedia mundur demi keselamatan publik?

Surat Untuk Kota

Kota, engkau sebenarnya diciptakan untuk apa? Engkau dibangun untuk siapa? Engkau ditata untuk apa sebenarnya?

Ketika Etika Jadi Alat Kekuasaan

Ketika kritik dianggap pelanggaran, dan etika dijadikan tameng untuk membungkam jurnalisme. Inilah wajah baru kekuasaan yang membungkam tanpa membredel.

Masih Ingatkah Kita Becak?

Becak bukan sekadar alat angkut; ia adalah catatan hidup tentang kota, manusia, dan waktu yang terus bergerak meninggalkannya.

Passompe’

Impresi yang saya dapatkan setelah menyaksikan pertunjukan ini, suatu sikap yang tidak terikat oleh batas, tidak terkekang oleh kekuasaan, dan tidak dilumpuhkan oleh waktu.

Malang Nian Nasibmu Harimau

Banyaknya perburuan liar serta tekanan terhadap habitat aslinya membuat Harimau menjadi terancam yang nasibnya kian malang nian

Pentingnya Hutan untuk Kehidupan

Di era orde baru hutan dijarah untuk diambil kayunya. Di era reformasi hutan dieksploitasi menjadi kebun sawit. Di era sekarang hutan dikuras perutnya untuk tambang.

Memaknai Bola Soba Pasca Terbakar

Jika mengingat peristiwa kebakaran itu merupakan upaya untuk menyusun ulang pengetahuan maka mencintai rumah, sama dengan mencintai ruang falsafah hidup suku bugis.

Kehampaan Hak Petani

Ada daerah di mana posisi penduduk perdesaan ibarat orang yang selamanya berdiri terendam dalam air seleher, sehingga ombak yang kecil sekalipun sudah cukup menenggelamkannya. - R.H Tawney