Banjir yang datang silih berganti tak hanya merusak rumah dan perabotan, tetapi meninggalkan jejak mendalam pada ingatan warganya.
Baca lebih lanjut →Banjir yang datang silih berganti tak hanya merusak rumah dan perabotan, tetapi meninggalkan jejak mendalam pada ingatan warganya.
Baca lebih lanjut →Jika ratusan pohon dapat ditebang demi sebuah izin, dan ratusan warga dapat mati karenanya, mengapa tak satu pun pejabat bersedia mundur demi keselamatan publik?
Artikel ini menelisik bagaimana budaya keras itu diwariskan, siapa yang diuntungkan, dan mengapa pembenahan selalu
Konflik agraria mendapat banyak perlawanan cukup sengit dari masyarakat adat terhadap proyek-proyek pembangunan.
Puluhan tahun masyarakat adat Kajang berjuang melawan PT. Lonsum, mempertahankan tanah mereka meski darah hingga nyawa terancam hilang.
Baca lebih lanjut →PT Masmindo Dwi Area telah mencanangkan proses pembangunan konstruksi pabrik pengolahan dan
Rentetan kejadian pencaplokan tanah oleh cukong membuat warga perlahan sadar dan bersolidaritas
Perampasan. Terusir. Saling menguatkan dan berbagi. Menuai dan Melawan. Bagaimana warga di
Banjir yang datang silih berganti tak hanya merusak rumah dan perabotan, tetapi meninggalkan jejak mendalam pada ingatan warganya.
Jika ratusan pohon dapat ditebang demi sebuah izin, dan ratusan warga dapat mati karenanya, mengapa tak satu pun pejabat bersedia mundur demi keselamatan publik?
Artikel ini menelisik bagaimana budaya keras itu diwariskan, siapa yang diuntungkan, dan mengapa pembenahan selalu berhenti di tengah jalan.
Konflik agraria mendapat banyak perlawanan cukup sengit dari masyarakat adat terhadap proyek-proyek pembangunan.
Mengapa tawuran Sapiria–Borta terus berulang dan makin brutal? Bagaimana rangkaian insiden kecil berubah menjadi spiral kekerasan yang membakar rumah dan melibatkan senjata?
Ketika perjalanan memberi ketenangan bagi manusia, tetapi meninggalkan beban berat bagi alam.