Di Tallo, Makassar, proyek strategis nasional menutup pintu yang dulu terbuka bagi para nelayan. Ratusan perempuan kehilangan daulat ekonomi. Mereka tersangkut utang dan hidup di bawah bayang-bayang pembangunan yang tak pernah meminta izin.
SP Anging Mammiri menyebut, hingga saat ini, ada 150 perempuan nelayan masih terus berjuang mempertahankan ruang kelolanya di pesisir yang terdampak proyek MNP.