Pedoman Perilaku dan Etika Jurnalistik Bollo.id

Bollo.id berpegang pada hak publik atas informasi yang benar dan kemerdekaan pers sebagai bagian dari hak asasi manusia.

Pendahuluan

Bollo.id adalah media independen yang berbasis di Indonesia Timur (Makassar) dengan fokus peliputan keadilan lingkungan, hak asasi manusia, konflik lahan, dan isu-isu masyarakat rentan. Sebagai media yang menempatkan suara kaum tertindas dan isu-isu keadilan sebagai prioritas, Bollo.id berpegang pada hak publik atas informasi yang benar dan kemerdekaan pers sebagai bagian dari hak asasi manusia. Kami berkomitmen menjaga integritas dan profesionalisme jurnalistik serta memberikan ruang pemberitaan yang inklusif dan akurat.

Tujuan

Pedoman ini disusun untuk memperkuat standar moral dan etika profesi jurnalistik di lingkungan Bollo.id. Tujuan utamanya adalah menjaga kemerdekaan pers, kepercayaan publik, dan integritas profesi dalam setiap aktivitas pemberitaan. Dokumen resmi ini menjadi acuan bagi seluruh tim redaksi dan kontributor Bollo.id—baik internal maupun pihak eksternal—agar peliputan selalu sesuai prinsip jurnalisme profesional dan hak publik atas informasi.

Prinsip-Prinsip Etika

Bollo.id mengadaptasi prinsip-prinsip etika jurnalistik internasional dan nasional, antara lain nilai kebenaran, keadilan, independensi, kemanusiaan, dan akuntabilitas. Berbagai prinsip tersebut meliputi:

Kebenaran dan Keakuratan: Menyajikan informasi faktual yang telah diuji kebenarannya dan berasal dari sumber jelas. Setiap berita dipisahkan secara tegas antara fakta dan opini.

Independensi: Menjaga kebebasan pers dengan menolak campur tangan dari pihak manapun (termasuk pemilik atau sponsor) dalam proses pemberitaan. Jurnalistik Bollo.id bebas dari kepentingan politik atau finansial yang dapat mengganggu obyektivitas.

Keadilan dan Keseimbangan: Memberikan porsi liputan yang proporsional kepada seluruh pihak terkait, terutama dalam isu konflik dan perbedaan pendapat. Bollo.id aktif memberikan ruang kepada kelompok rentan dan tidak berdaya (misalnya masyarakat adat, korban konflik, dan kaum marginal) agar suara mereka terdengar.

Menghormati Martabat dan Keragaman: Menolak keras setiap bentuk kebencian, prasangka, dan diskriminasi berbasis suku, ras, agama, gender, orientasi seksual, bahasa, status sosial, atau kondisi fisik/mental. Laporan dan komentar dibuat dengan bahasa yang sopan dan menghargai identitas semua kelompok.

Kemanusiaan: Memperhatikan kondisi psikologis dan perlindungan bagi narasumber yang rentan—misalnya anak-anak, perempuan korban kekerasan, dan penyintas trauma. Jurnalis harus khusus berhati-hati dalam peliputan isu sensitif, menghormatipermintaan anonim atau latar belakang (off-record) narasumber yang memerlukannya.

Akuntabilitas dan Transparansi: Siap mempertanggungjawabkan setiap karya dengan terbuka. Jika terjadi kesalahan pemberitaan, Bollo.id berkomitmen untuk segera meralat atau memperbaiki informasi yang keliru disertai permintaan maaf publik. Kami menghormati hak jawab dan hak koreksi para pihak yang berkepentingan secara proporsional.

Privasi dan Kerahasiaan: Melindungi informasi pribadi dan sumber konfidensial. Identitas narasumber rahasia hanya boleh diungkap jika terjadi kesepakatan (misalnya permintaan off the record atau embargo). Korban kejahatan seksual dan pelaku/tindak pidana di bawah umur tidak boleh diidentifikasi demi keselamatan dan martabat mereka.

Standar Perilaku Jurnalis

Seluruh insan jurnalistik Bollo.id diharapkan bersikap profesional dan konsisten menjunjung etika berikut:

Jujur dan Terbuka: Selalu mengungkapkan identitas sebagai wartawan saat melakukan wawancara atau pengumpulan data. Tidak melakukan penyamaran atau pemalsuan identitas.

Integritas dalam Perolehan Berita: Tidak menerima atau menawarkan hadiah, suap, atau imbalan apa pun yang dapat menodai independensi pemberitaan. Semua informasi dikumpulkan dengan cara etis dan sah sesuai kode perilaku profesi.

Cek Fakta yang Teliti: Senantiasa melakukan verifikasi ganda (check and recheck) terhadap data dan pernyataan sebelum dipublikasikan.

Takaran Kritis dan Imparsial: Tidak memihak dan menghindari bias pribadi dalam penulisan. Jika laporan bersifat investigatif, jurnalis wajib memberikan kesempatan pihak terkait untuk memberikan penjelasan atau sanggahan sebelum berita diterbitkan.

Anti-Plagiarisme: Tidak menyalin karya pihak lain. Semua kutipan dan materi dikaitkan sumbernya. Setiap karya jurnalistik harus asli dan tidak mengandung unsur ciptaan fiktif.

Kesantunan Digital: Di media sosial dan platform digital lain, karyawan Bollo.id harus membedakan antara pernyataan pribadi dan pemberitaan resmi. Hindari menyebar hoaks atau konten provokatif yang menyalahi kode etik jurnalistik.

Pedoman Penerbitan dan Peliputan

Dalam setiap pemberitaan, Bollo.id menerapkan pedoman khusus:

Konteks dan Keberlanjutan: Berikan konteks luas pada isu, terutama dalam peliputan konflik lahan dan lingkungan. Sajikan data ilmiah atau laporan resmi untuk mendukung fakta.

Bahasa Inklusif: Gunakan istilah yang menghormati identitas budaya dan sosial subjek berita. Hindari stereotip atau sebutan merendahkan masyarakat adat, kaum minoritas, perempuan, dan anak-anak.

Perlindungan Korban: Dalam meliput kekerasan atau eksploitasi, jaga martabat korban. Sebut dengan inisial atau samaran jika perlu. Hindari gambar atau detail yang bersifat sensasional dan menyinggung kesopanan publik.

Keadilan Narasi: Dalam isu lingkungan dan HAM, ikuti suara beragam: pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, serta warga terdampak. Hindari pemberitaan sepihak yang hanya menonjolkan satu perspektif.

Kepedulian Etis terhadap Anak: Jika meliput anak, pastikan sesuai pedoman perlindungan anak dan hindari eksposur identitas secara berlebihan.

Pantauan Konten Sensitif: Tidak menyiarkan konten pornografi, kekerasan grafis, atau materi yang vulgar. Isi yang dipublikasikan harus mendidik dan informatif, bukan mengumbar unsur negatif.

Hubungan dengan Narasumber dan Publik

Komunikasi dengan sumber dan audiens harus menjunjung nilai kepercayaan dan empati:

Keterbukaan: Infokan tujuan dan konteks wawancara secara jelas. Jika pihak narasumber meminta off-the-record, latar belakang, atau embargo, jurnalis wajib menghormati kesepakatan tersebut.

Kerahasiaan Sumber: Lindungi identitas narasumber bila dijanjikan kerahasiaan demi keamanan atau kepercayaan. Tidak mengungkapkan informasi sensitif kepada pihak lain tanpa izin.

Respons dan Hak Jawab: Tampung masukan, sanggahan, dan klarifikasi dari narasumber maupun publik secara terbuka. Bollo.id melayani hak jawab dan koreksi secara proporsional sebagaimana diperintahkan dalam kode etik jurnalistik nasional.

Interaksi Sopan: Berkomunikasi dengan sopan santun saat berhadapan dengan narasumber dan pembaca, baik secara langsung maupun di media sosial atau forum publik.

Transparansi dan Akuntabilitas

Untuk menjaga kepercayaan publik, Bollo.id menerapkan tindakan akuntabilitas:

Koreksi Terbuka: Bila terdapat kesalahan, cepat lakukan penarikan atau ralat tulisan disertai permintaan maaf terbuka. Dokumentasi perbaikan tercatat dan bisa diakses publik bila diperlukan.

Pengungkapan Proses: Secara berkala, Redaksi Bollo.id menjelaskan kebijakan editorial dan proses verifikasi informasi kepada tim redaksi serta menginformasikannya kepada publik bila relevan.

Laporan Tahunan: Bollo.id dapat menyusun laporan transparansi (misalnya laporan etika redaksi) yang menjabarkan kepatuhan pedoman dan tanggapan atas umpan balik publik.

Keterbukaan Pendanaan: Bollo.id menyatakan bahwa pendanaan tidak berasal dari industri ekstraktif atau kepentingan politik tertentu untuk menjaga independensi.

Penanganan Konflik Kepentingan

Semua karyawan Bollo.id wajib menghindari situasi yang dapat menimbulkan konflik kepentingan:

Larangan Privilege Pribadi: Tidak memanfaatkan informasi jabatan untuk keuntungan pribadi. Misalnya, jurnalis tidak boleh berinvestasi berdasarkan informasi berita yang belum dipublikasikan.

Bebas dari Suap dan Hadiah: Menolak segala bentuk suap, pemberian barang, atau fasilitas yang berkaitan dengan peliputan. Hadiah simbolis minimal saja (seperti cendera mata promosi acara) harus diunggah ke institusi, bukan untuk pribadi.

Aktivitas Politik dan Luar: Kegiatan politik partisan atau komersial di luar kerja yang berpotensi merugikan independensi harus dihindari. Misalnya, jurnalis tidak diperkenankan menjadi pejabat partai politik saat masih aktif meliput isu politik atau pemerintahan.

Pengungkapan: Jika terdapat kemungkinan benturan kepentingan (misalnya keluarga terlibat dalam isu yang diliput), redaksi harus diinformasikan. Dalam kasus tertentu, jurnalis dapat dibebaskan dari peliputan isu terkait untuk menjaga objektivitas.

Dokumen ini menjadi pegangan resmi Bollo.id dalam menjalankan kegiatan jurnalistik. Setiap kontributor dan staf redaksi diwajibkan membacanya, memahami, dan menerapkannya. Kepatuhan terhadap pedoman ini akan meneguhkan kredibilitas Bollo.id sebagai media independen yang profesional, bertanggung jawab, dan inklusif.